Nikmati Setiap Kelezatanya

Kuliner Khas Dieng

Purwaceng

Bumi Kahyangan Dieng dianugrahi beraneka jenis tumbuhan ajaib, salah satunya Purwaceng. Ia adalah tumbuhan legendaris yang paling banyak diburu di Dataran Tinggi Dieng.

Sejak ratusan tahun yang lampau, jenis tumbuhan herbal ini sudah terkenal khasiatnya. Di kalangan istana di daerah Jawa Purwaceng dijadikan obat kuat oleh para raja.

Purwaceng dalam bahasa latin (Pimpinella pruatjan) atau yang lebih dikenal sebagai Viagra tradisional atau Viagra Indonesia adalah tumbuhan herbal dari genus Apiaceae, yang tumbuh pada ketinggian 2000-3000 meter di atas permukaan laut. Jenis herbal ini bermanfaat untuk meningkatkan stamina dan daya tahan pria dewasa.

Carica Dieng

Pernahkah anda menikmati kelezatan buahnya para Dewata, sebuah pohon yang tumbuh di negeri di atas awan ? ia adalah Carica Dieng, sejenis pepaya yang hanya tumbuh di Pegunungan Dieng.

Masyarakat Dataran Tinggi Dieng sudah sepatutnya bersyukur akan kesuburan lahan yang luar biasa, Pohon Carica dapat tumbuh subur dan mengahasilkan buah yang melimpah. Selain Carica Dieng, kepingan surga ini juga menghasilkan Purwaceng, sejenis gingseng yang bermanfaat untuk meningkatkan stamina dan daya tahan pria.

Oleh masyarakat setempat, Carica Dieng diolah menjadi Manisan dan disajikan kedalam kemasan yang menarik.

Karena rasa dan aromanya yang khas manisan carica banyak digemari Wisatawan juga menjadi kuliner khas andalan Dataran Tinggi Dieng.

Dalam salah satu layanan paket Tour Kami, wisatawan diajak langsung mengunjungi pabrik pengolahan carica, so jangan lewatkan moment berharga ini.

Kacang Dieng

Kacang Babi, atau yang lebih dikenal dengan Kacang Dieng menjadi salah satu kuliner primadona setelah Carica Dieng. Kacang Dieng banyak digemari wisatawan, selain rasanya gurih harganyapun cukup ekonomins dan cocok untuk oleh-oleh.

Dalam layanan Paket wisata Keluarga, anda akan mendapatkan kacang Dieng secara cuma-cuma.

Nikmati perjalanan wisata anda di Dataran Tinggi Dieng dengan cemilan khas Kacang Dieng.

Mie Ongklok

Taukah anda Icon Kulinernya Dieng Wonosobo ? ia adalah makanan khas yang paling direkomendasikan dan paling banyak diburu Wisatawan.

Mie Ongklok, yah tak asing lagi terdengar. Kuliner ini mampu membayangi jutaan lidah para pelancong, membuat penasaran para penghoby wisata kuliner, aman dikonsumsi siapa saja dan siap dinikmati kapan saja.

Sebagai rajanya kuliner khas daerah pegunungan, mie ongklok siap membuat lidah bergoyang, memberi kenikmatan dalam sebuah hidangan.

Mie Ongklok tidak disajikan sendiri, selalu ada porsi sate dan Tempe Kemul. Kombinasi itu benar-benar menjadi pengalaman yang beda dalam wisata kuliner.

Tak lengkap rasanya berwisata ke Dieng tanpa mencicipi Mie Ongklok, hanya dengan Rp. 5.000 rasa penasaran anda, bayangan kelezatan Mie Ongklok terobati sudah.

Tempe Kemul

Pernahkah terbayangkan dalam benak anda, menikmati sepotong Tempe Kumul dalam keadaan Panas di hawa dingin pegunungan Dieng ?

Tempe Kemul, mungkin terdengar asing bagi wisatawan yang berasal dari luar kota ataupun turis mancanegara. Kuliner yang satu ini sudah kadung melekat dihati masyarakat Dieng Wonosobo, Bahkan menjadi kebutuhan pokok sehari-hari.

Jika masih penasaran

Relakan uang recehan anda sebesar Rp. 500,- dan segera dapatkan sepotong tempe kemul, cobalah gigit sekali, kunyahlah pelan-pelan jika suka dengan rasa Pedas ambillah lalapan berupa cabe rawit.

Tak lama kemudian, mata anda akan terpejam-pejam melayang dalam kelezatan, lagi dan lagi.

Selain untuk cemilan, Tempe Kemul cocok dimakan dengan Mie Ongklok. Perpaduan kuliner khas ala pegunungan yang wajib dicoba oleh siap saja.

Telaga Warna

2012

Candi Dieng

2012

Sikunir

2012